SOSIOLOGI DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT
A. Pengetahuan
Sosiologi
Secara
umum,Ilmu sosiologi adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia.Sosiologi
berasal dari bahasa Latin,yaitu Socius yang berarti teman atau kawan dan Bahasa
Yunani Logos yang berarti ilmu pengetahun.Jadi sosiloga adalah ilmu pengetahuan
yang mempelajari hubungan antar teman,yaitu antara orang yang satu dengan yang
lain.Adapun objek studi sosiolagi adalah masyarakat,yaitu dangan menyoroti
hubungan-hubungan antar manusia tersebut.
B. Masalah
Sosial
1. Pengertian
Masalah Sosial
Menurut Soerjono Soekanto masalah social (problema social) merupakan
permasalahan-permasalahan yang muncul dalam masyarakat,bersifat social,dan
berhubungan erat dengan nilai-nilai social dan lembaga-lembaga kemasyarakatan.
Masalah social berkaitan erat
dengan berbagai gangguan dalam masyarakat sehingga berpotensi integrasi
masyarakat.
2.
Faktor
Penyebab Masalah Sosial
Maslah social timbul dari
kekurangan-kekurangan dalam diri manusia atau kelompok social yang bersumber
pada faktor-faktor berikut.
v Faktor
Ekonomi
Faktor ekonomi merupakan factor yang sering melatar belakangi
terjadinya masalah social khususnya di Indonesia.Faktor ekonomi meliputi
kemiskinan,kesenjangan ekonomi,dan tindak criminal yang dilatarbelakangi
kebutuhan ekonomi.
v Faktor
Budaya
Faktor budaya,artinya budaya-budaya yang tidak sesuai dengan
kondisi social dapat merusak kestbilan dalam masyarakat.
v Faktor
Biologis
Merupakan masalah social yang berhubungan dengan keadaan
biologis manusia,misalnya meningkatya korban demam berdarah di suatu daerah.
v Faktor
Psikologi
Faktor ini berkaitan erat dengan pola piker manusia yang
bertentangan dengan tatanan dalam hidup masyarakat.
3.
Kriteria
Masalah Sosial
v Kriteria
Utama
Suatu masalah social terjadi karena ketidaksesuaian antara
ukuran/nilai-nilai social dengan kenyataan-kenyataan/tindakan-tindakan
social.Kepincangan tersebut diakibatkan oleh perbedaan antara anggapan-anggapan
masyarakat tentang apa yang seharusnya terjadi,dengan apa yang terjadi dalam
kenyataan dan pergaulan.Contohnya,gaya hidup remaja yang mengikuti pola gaya
hidup masyarakat di Barat.
v Sumber-Sumber
Sosial Dari Problema Sosial
Masalah social dapat disebabkan oleh perbuatan manusia
(gejala social) ataupun karena factor alam (gejala non social).Akibat dari
gejala-gejala tersebut dapat menyebabkan hal yang tidak menguntungkan bagi
manusia.Contoh,kemiskinan dapat disebabkan oleh kegagalan panen akibat kemarau
panjang.
v Manifest
Social Problems and Latent Social Problems
Menurut Soerdjono Soekanto,Manifest social problems merupakan
masalah sosial yang timbul sebagai akibat terjadinya kepincangan-kepincangan
dalam masyarakat.Hal ini disebabkan tidak sesuainya tindakan dengan norma dan
nilai yang ada dalam masyarakat.Latent social problems juga menyangkut hal-hal
yang berlawanan dengan nilai-nilai masyarakat,tetapi tidak diakui.Oleh karena
itu,sosiologi bertujuan membentuk manusia yang bijaksana dan selalu baik dalam
tindakannya,tetapi untuk membuka mata agar mereka memperhitungkan akibat segala
tindakannya.
v Perhatian
masyarakat
Suatu masalah social tidak selamanya menjadi perhatian penuh
dari masyarakat.Makin jauh jarak social maka perhatian masyarakat akan makin
sedikit dan tidak dianggap sebagai masalah social.
C.Bentuk-Bentuk Masalah Sosial
Kepincangan
yang dianggap sebagai masalah social oleh masyarakat tergantung dari sistem
nilai social masyarakat tersebut.Akan tetapi ada beberapa hal yang dianggap
masyarakat yang pada umumnya sama,antara lain.
1.
Kemiskinan
Menurut sejarah,keadaan kaya dan miskin secara berdampingan
tidak merupakan masalah social.Kemiskinan muncul sebagai masalah social sejak
berkembangnya perdagangan ke seluruh dunia dan juga ditetapkannya taraf
kehidupan tertentu sebagai suatu kebiasaan masyarakat.Kemiskinan dianggap
sebagai masalah social apabila perbedaan kedudukan ekonomi para warga
masyarakat ditentukan secara tegas.
2.
Pengangguran
Pengangguran merupakan masalah social yang dihadapi oleh
negara-negara berkembang.Pesatnya arus globalisasi dalam bidang ekonomi yang
ditandai dengan adanya efisiensi dalam kegiatan ekonomi,misalnya penggunaan
maesin-mesian produksi.Hal itu menyebabkan berkurangnya penggunaan tenaga
manusia.Oleh sebab itu pengangguran makin tinggi.Di negara-negara
berkembang,pada umunya juga memiliki tingkat pendidikan yang rendah.Sementara
itu persaingan kerja makin lama makin ketat,sehingga orang yang tidak memiliki
keahlian (skill) akan kesulitan mencari kerja.
3.
Kejahatan
Kejahatan disebabkan Karen kondisi-kondisi dan proses-proses
social yang sama,yang menghasilkan perilaku-perilaku social lainnya.Orang yang
menjadi jahat,disebabkan orang tersebut mengadakan kontak dengan pola-pola
perilaku jahat dan juga karena dia mengasingkan diri dari pola-pola perilaku
yang tidak menyukai kejahatan tersebut.
4.
Disorganisasi
Keluarga(Broken Home)
Disorganisasi keluarga adalah perpecahan keluarga sebagai
suatu unit,karena anggota-anggotanya gagal memenuhi kewajiban-kewajiban yang
sesuai dengan peranan sosialnya.Adapun bentuk-bentuknya antara lain:
·
Unit keluarga yang tidak komplit karena hubungan di
luar nikah;
·
Putusnya perkawinan sebab perceraian;
·
Kurangnya komunikasi dalam anggota keluarga(empty
shell family);
·
Krisis keluarga,oleh karena salah satu kepala keluarga
bertindak di luar kemampuannya.
5.
Generasi
Muda dan Masyarakat Modern
Masalah generasi muda ditandai dengan dua ciri yang
berlawanan,yaitu berikut.
v Keinginan
melawan,misalnya dalam bentuk radikalisme dan delikuensi.Sikap ini mungkin
disertai dengan suatu rasa takut bahwa masyarakat akan hancur karena
perbuatan-perbuatan menyimpang.
v Sikap
apatis,biasanya sikap ini disertai rasa kecewa terhadap masyarakat.Masa remaja
dikatakan sebagi suatu masa yang berbahaya,karena pada periode itu seseorang
meninggalkan tahap kehidupan anak-anak,untuk menuju ke tahap selanjutnya yaitu
kedewasaan.Masa ini dirasakan sebagai suatu krisis karena belum adanya
pegangan,sedangkan kepribadiannya sedang mengalami pembentukan.
Pada waktu
tersebut,kalau tidak ada bimbingan dari orang tua akan timbul demonstration
effect yang merupakan masalah social.Masalah tersebut dapat diurutkan sebagai
berikut.
v Persoalan
senseof value,pada masa ini masyarakat yang kedudukannya lebih tinggi menjadi
imitasi untuk anak-anak yang berasal dari lapisan yang rendah.
v Timbul
organisasi-organisasi pemuda nonformal yang bertingkah laku tidak disenangi
masyarakat.
v Timbul
usaha genierasi muda yang bertujuan mengadakan perubahan dalam masyarakat yang
disesuaikan dengan nilai kaum muda.
6.
Peperangan
Peperangan mengakibatnkan disorganisasi dalam berbagai aspek
kemasyarakatan,baik bagi negara yang menjadi pemenang maupun negara yang kalah.
7.
Pelanggaran
terhadap Norma-Norma Masyarakat
a. Pelacuran
Pelacuran diartikan sebagai pekerjaan yang bersifat
menyerahkan diri kepada umu untuk melakukan perbuatan seksual dengan mendapat
upah.
b. Delinkuensi
Anak-Anak
Delinkuensi anak-anak yang terkenaldi Indonesia adalah cross
boy dan cross girl ,yaitu oraganisasi semiformal yang mempunyai tingkah laku
yang kurang atau tidak disukai masyarakat. Delinkuensi anak-anak meliputi pencurian,perampokan,pencopetan,penganiayaan,pelanggaran
susila,penggunaan obat terlarang,dan perkosaan.
c. Alkoholik
Persoalan alkoholik atau pemabuk pada kebanyakan masyarakat
tidak berkisar apakah alcohol boleh atau dilarang dipergunakan.Persoalan
pokoknya adalah siapa yang boleh menggunakannya,dimana,dan dalam kondisi yang
bagaimana.
d. Homoseksual
Secara sosiologi homoseksual adalah seseorang yang cenderung
mengutamakan orang berjenis kelamin sama sebagai mitra seksual.Gay merupakan
sikap,tindakan,atau pola perilaku para homoseksual bagi pelaku pria,sedangkan
pelaku wanita disebut lesbian.
8.
Masalah
Kependudukan
Penduduk suatu Negara pada hakikatnya merupakan sumber yang
sangat penting bagi pembangunan,sebab penduduk merupakan subjek serta objek pembanguna.Salah satu tanggung
jawab Negara adalah menyejahterakan kehidupan penduduk,tetapi ternyata
kesejahteraan penduduk mengalami gangguan oleh perubahan-perubahan demografis
yang sering tidak dirasakan.
9.
Masalah
Lingkungan Hidup
b. Lingkungan
biologis yaitu segala sesuatu di sekeliling manusia yang berupa organisme yang
hidup(di samping manusia)
c. Lingkungan
social yaitu terdiri atas individu atau kelompo yang berada di sekitar manusia.
d. Lingkungan
budaya yaitu segala sesuatu di sekeliling manusia yang berupa hasil-hasil
kebudayaan manusia.
10. Konflik
Konflik disebabkan oleh permasalahn secara horizontal seperti
perbadaan kepentingan antarsuku,antaragama,dan antar Negara.konflik sering
dikonotasikan sebagai pertikaian dangan tindak kekerasan.
11. Kenakalan Remaja
Kenakalan remaja adalah perilaku menyimpang yang dilakukan
oleh para remaja.contoh kenakalan remaja adalah tawuran,konsumsi
miras,obat-obatan terlarang,pencurian,dan perilaku seks diluar nikah.
UPAYA PEMECAHAN MASALAH SOSIAL
1. Meningkatkan Pemerataan Pembangunan Dan Pendidikan
Pemerataan pembangunan bertujuan untuk meningkatkan pendapatan
perkapita yang merupakan indikator kesejahteraan suatu Negara. Pemerataan
pembangunan dapat memecahkan masalah social seperti masalah kependudukan.
Pemerataan pendidikan perlu dilakukan agar bangsa kita tidak
tertinggal dalam hal perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Pemerataan
pendidikan berkaitan dengan system yang memberikan kesempatan seluruh anggota
masyarakat untuk mendapatkan pendidikan. Salah satu masalah social yang dapat
diatasi adalah pengagguran. Dengan adanya pendidikan skill yang tinggi,
seseorang lebih mudah mendapatkan pendidikan.
2. Menyediakan Modal Usaha
2. Menyediakan Modal Usaha
Penyediaan modal usaha ini dilakukan untuk memecahkan masalah
social berupa kemiskinan. Bantuan modal diberikan dengan harapan agar
masyarakat dapat membuka usaha dan mencukupi kebutuhan sehari-hari melalui
usaha tersebut.
3. Menyosialisasikan Nilai Dan Norma
Penyosialisasian nilai dan norma dilakukan untuk mencegah
adanya penyimpangan social yang biasanya menimbulkan masalah social.
4. Mempertegas Sanksi Bagi Pelanggar
Mempertegas
sanksi bagi pelanggar dilakukan agar pelanggar mendapatkan efek jera dan tidak
ingin melakukan pelanggaran kembali.
PENERAPAN
SOSISOLOGI DALAM KEHIDUPAN MASYARAKAT
1. Fungsi Sosiologi Dalam Pembangunan
Pembangunan adalah proses perubahan di segala bidang kehidupan
yang dilakukan sengaja berdasarkan rencana tertentu. Pembangunan bertujuan
meningkatkan taraf kehidupan masyarakat secara spiritual maupun mental.
Fungsi sosiologi dalam pembangunan adalah memberikan data-data
mengenai masyarakat yang berkaitan dengan 3 rahap, yaitu:
- Tahap perencanaan, sosiologi perlu mengidentifikasi berbagai kebutuhan masyarakat yang akan dibangun nantinya.
- Tahap penerapan, sosiologi perlu mengamati hal-hal apa saja yang terjadi atau yang berubah dalam masyarakat.
- Tahap evaluasi, sosiologi perlu menganalisis efek-efek apa saja yang ditimbulkan pembangunan tersebut terhadap masyarakat.
2 2. Fungsi Sosiologi Dalam Pemecahan Masalah Sosial
Masalah sosial adalah masalah yang melibatkan sejumlah besar
manusia. Karena berhubungan dengan banyak manusia, metode yang paling cocok
digunakan untuk memecahkannya adalah metode yang mempelajari banyak manusia atau
masyarakat, yaitu sosiologi.
3.
Fungsi Sosiologi Dalam Perencanaan Sosial
Perencanaan social adalah kegiatan mempersiapkan masa depan
secara ilmiah dan biasanya member bimbingan mengenai cara hidup masyarakat yang
baik. Perencanaan social harus berdasarkan pengertian yang mendalam tentang
budaya-budaya masyarakat. Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari masyarakat
serta budaya-budayanya.
4. Fungsi Sosiologi Dalam Penelitian
Penelitian
merupakan kegiatan ilmiah yang dilakukan secara analitis,metodologis,sistematis
dan konsisten. Karena penelitian dilakukan oleh manusia dan dilakukan untuk
manusia, maka sosiologi perlu memberikan data-data mengenai manusia atau lebih
tepatnya masyarakat. Penelitian selalu berhubungan dengan masyarakat, dengan
begitu harus ada data mengenai kebudayaan, nilai, norma ataupun adat istiadat
yang ada dalam masyarakat agar penelitian berjalan lancer serta hasil
penelitian dapat diterima dengan baik di dalam masyarakat.
Penelitian
sosiologi banyak menggunakan cara berpikir ilmiah yang meliputi:
|
1. Manfaat Mempelajari Sosiologi
- Dapat melihat dengan jelas siapa diri kita baik secara pribadi maupun anggota masyarakat.
- Dapat memahami tempat kita dalam masyarakat serat budaya lain yang belum kita ketahui.
- Makin memahami norma, tradisi, keyakinan, dan nilai masyarakat lain
- Makin tanggap, kritis dan rasional menghadapi gejala social.
- Mampu bertindak tepat dan akurat menghadapi situasi social.
2. Manfaat Menggunakan Sosiologi
- Memungkinkan kita memperoleh kesempatan atau kendala dalam hidup.
- Memberdayakan kita untu berpartisipasi dalam kehidupan masyarakat.
- Menolong kita mengenali perbedaan manusia menghadapi tantangan kehidupan.
- Mendorong kita untuk meninjau kembali pemahaman yang familiar dan seharusnya sudah diubah.
Cr by : Husny Fadilah and A.Sheilla Majid